Friday, November 11, 2011

Dari Sabolo Ke Seraya Kecil

Merapat Di Sabolo


Kapal bermesin 6 silinder itu membawa kami di pagi yang cerah menuju Pulau Sabolo, salah satu pulau di Kepulauan Komodo. 

Kapal bermotor ini mempunyai 6 kamar yang tiap kamarnya bisa diisi oleh 2 orang.  Yang mengejutkan atau diluar dugaan saya sebelumnya adalah selain dilengkapi fasilitas tv di geladak atas,  kapal ini juga berpendingin udara di tiap kamarnya.

Fadaelo, kapal yang kami tumpangi ini di kemudikan oleh Fadli seorang kapten keturunan Bugis dibantu oleh 2 orang anak buah kapal nya. 
Ya, Labuan Bajo selain didiami suku-suku dari Flores banyak terdapat keturunan dari suku Bugis.  Mengenai ini, ada sejarah panjang dimasa lalu, kenapa akhirnya orang dari suku Bugis cukup banyak mendiami daerah Labuan Bajo.

Setelah perjalanan sekitar kurang lebih 1 jam dari pelabuhan Labuan Bajo sampailah kami di Pulau Sabolo termasuk salah satu pulau kecil diantara gugusan pulau di kawasan TN Komodo.  Mata pun disuguhkan indahnya gradasi warna laut sekitar.
Namun pulau seluas kurang lebih 20 hektar ini merupakan pulau yang tidak berpenghuni. 

Pasirnya yang berwarna putih bersih dan menjadi salah satu tempat wisata snorkeling.
Jangkar kapal pun dilepas sekitar beberapa puluh meter dari pinggir pantai.
Kami pun tak sabar untuk menyeburkan diri.  Sebagian teman-teman pun mulai ber snorkeling agak ke tengah dan sebagian lagi berenang menuju pantai pulau kecil lainnya disekitaran.

Di pantai pulau ini, bisa kita temui pasirnya yang bercampur butiran-butiran merah, sama seperti yang terdapat di Pantai Merah (Pink Beach).  Ditemui juga pecahan-pecahan karang berwarna merah dari yang sebesar biji rambutan hingga yang berdiameter 5 cm.

Indah nya karang-karang dan beraneka jenis ikan-ikan di bawah laut membuat kami tak henti-hentinya berdecak kagum saat bersnorkeling. Kalau saja kami tak harus melanjutkan perjalanan ke tempat lain, pasti kami masih betah berlama-lama disana.

The Fadaelo

Setelah melakukan perjalanan yang memakan waktu sekitar 30 menit dari Pulau Sabolo, sampailah kami di Pulau Seraya.
Lalu dengan menggunakan perahu kecil berpenumpang maksimal 6 orang kami pun menuju ke tepi pantai.

Pulau Seraya Kecil ini letaknya di sebelah utara Labuan Bajo.  Lebarnya hanya sekitar 200 meter dengan panjang kira-kira 1,3 kilometer.  Bedanya dengan pulau yang sebelumnya kami kunjungi, pulau Sabolo, terdapat penduduk mendiami pulau ini walau hanya berjumlah tak terlalu banyak.

Pantainya yang putih, lautnya yang tenang dan karang nya yang indah menjadi tempat yang tepat untuk berenang maupun untuk snorkeling.

Di Pulau ini terdapat bungalow-bungalow yang disewakan untuk menginap, juga tersedia restoran untuk tempat makan dan minum bagi para pengunjung.

Saya dan beberapa teman langsung saja menyeburkan diri untuk berenang , dan ada juga yang ber snorkeling. Tidak terlalu lama disana kami pun harus kembali ke pelabuhan Labuan Bajo menjemput 4 orang teman kami yang baru tiba dari Denpasar untuk bergabung melanjutkan perjalanan mengeksplor ke pulau-pulau lainnya.

Pantai Di Seraya Kecil

Seraya Kecil Dari Jauh

8 comments:

  1. Gile!
    Foto yang pertama, lautnya biru bener!
    Balik lagi, ayo Bang.

    ReplyDelete
  2. Emang sedap !
    Balik lagi ? Ayok aja lah

    ReplyDelete
  3. kalau boleh tau biaya per orangnya untuk Kapal Fadaelo ini berapa? dan paketnya untuk berapa hari?

    ReplyDelete
  4. @imasinner: waktu itu saya trip nya diaturin dan gratis :)) tp kalo mau detil say bisa ksh kontaknya kok

    ReplyDelete
  5. Wahhhh...bagus jg ya P. Seraya ? Sempet ke P. Kanawa ga mas ? saya waktu trip ke Komodo nginepnya di Kanawa, ga kalah indah jg. Btw, salam kenal yaaa....

    ReplyDelete
  6. @my lovely indonesia: Iya bagus. waktu itu gak sempat ke P. Kanawa. Wah, keknya perlu didatangi jg tuh nanti :) Makasih sdh mampir. Salam kenal juga
    Twiiter saya: @sukmadede
    dan @famtripID

    ReplyDelete
  7. Cerita pengalaman petualangan yang menarik Mas.Apalagi bisa melihat keindahan Indonesia bagian Timur yang belum banyak terjamah oleh orang. Salam kenal ya Mas.

    Sukses selalu
    Salam wisata

    ReplyDelete
  8. @Ejawantah Wisata: Makasih sudah mampir...Masih banyak memang tempat-tempat yg indah di Indonesia. tak cukup waktu rasanya utk menikmati semuanya. Salam kenal juga.
    Sukses juga

    ReplyDelete

Rumah Pengasingan, Perjuangan Dan Cinta Bung Karno Di Bengkulu

Nama Soekarno memang dikenal harum di dunia. Sepak terjangnya sebagai Presiden pertama Republik Indonesia, dan kepiawaiannya dalam me...