Monday, March 12, 2012

Liburan Keluarga Di Tengah Alam Yang Hijau

Kemping Keluarga (Batu Tapak)

come into the mountains, dear friend... leave society and take no one with you but your true self... get close to nature... your everyday dreams will be insignificant... notice the clouds spontaneously forming patterns and try to do that with your life...
“susan polis schutz”

Liburan akhir tahun adalah salah satu liburan yang ditunggu tunggu. Embel-embel kata “akhir tahun” membuat banyak keluarga kerap “mewajibkan” momen itu menjadi sesuatu yang spesial dan berbeda.
Puisi karya Susan Polis Schutz di atas secara umum menggambarkan betapa bermain di alam menjanjikan nuansa yang berbeda pada hidup kita. Masih belum percaya, cobalah tetapkan tujuan liburan akhir tahun anda sekeluarga berkemah di alam terbuka. Anda akan terkejut bagaimana menginap satu-dua hari di alam terbuka memberikan banyak hal baru yang menyenangkan bagi anda dan keluarga.

Pilihan Kegiatan Yang Beragam
Selain segarnya hawa pegunungan yang menyejukkan jiwa dan indahnya pemandangan yang menyegarkan mata dan pikiran, alam terbuka menawarkan beragam kejutan. Kalau selama ini anda biasa menikmati liburan dengan segala kemudahan fasilitas, berpetualang bersama keluarga ke alam terbuka menjanjikan nuansa liburan yang berbeda. 

Anda dan keluarga bisa menghabiskan pagi hari dengan berjalan kaki ke hutan kecil sebagai ganti jalan jalan ke pusat perbelanjaan, main air di megahnya air terjun atau jernihnya air sungai sebagai ganti berenang di kolam renang, kompak menyiapkan jagung bakar atau sate sosis bersama si kecil sebagai ganti makan malam di resto atau café, bersantai dan bersenda gurau sambil minum minuman hangat di depan api unggun bersama yang tersayang adalah pilihan yang asik sebagai ganti nonton TV, dan bermalam di dalam tenda berselimutkan sleeping bag tentu menjadi petualangan seru bagi keluarga yang biasa tidur di kasur hotel. Dan itu semua, hanya sebagian dari yang bisa anda sekeluarga dapatkan!

Mengajarkan Tanggung Jawab, Mengasah kemandirian dan Mendekatkan Hubungan Keluarga
“Now I see the secret of making the best person: it is to grow in the open air and to eat and sleep with the earth."Walt Whitman"

Liburan (akhir tahun) di alam memberikan lebih dari apa yang dijalani. Bergiat di alam terbuka memberikan pengalaman yang berbeda dari permainan keseharian mereka sekaligus membantu membentuk anak menjadi pribadi yang lebih peka namun tangguh dan berkarakter.

Petualangan liburan di alam terbuka sebenarnya sudah dimulai dari sebelum anda dan keluarga tiba di sana. Petualangan tersebut memberikan kesempatan dan ruang bagi anak untuk menjadi lebih bertanggung jawab, mandiri dan semakin dekat satu sama lain. Anda bisa merencanakan tempat kemping yang dipilih bersama dan menentukan agenda kegiatan bersama. Memberikan anak kesempatan menentukan pilihan antara kegiatan trekking ke air terjun atau berjalan jalan ke desa sekitar misalnya, akan membuat liburan mereka lebih berkesan karena mereka merencanakan sendiri petualangannya tersebut.

Meminta anak untuk menyiapkan dan mengemas bawaan yang di perlukan akan menjadi tantangan tersendiri bagi anak. Anak belajar menganalisa dengan menuliskan daftar bawaan yang diperlukan dan juga belajar mengatur barang barang tersebut di dalam ransel yang akan dibawanya sendiri. Sesampainya di lokasi kemping, anak anda kembali “ditantang” untuk membawa ransel kecilnya menyusuri jalan setapak sebelum benar benar tiba di lokasi tempat anda menginap.

Tapi jangan khawatir, jalan setapak menuju lokasi kemping biasanya telah disiapkan sedemikan rupa sehingga memudahkan untuk dilewati baik untuk orang tua maupun anak anak. Jika anda membawa tenda sendiri dari rumah tidak menggunakan fasilitas tenda yang disediakan oleh operator alam terbuka di lokasi yang anda pilih, kegiatan mendirikan tenda bersama anak anak anda akan menjadi satu kegiatan awal yang seru sesampainya anda di lokasi. 

Anak-anak anda pastinya akan dengan penuh semangat bahu membahu mendirikan tenda yang nantinya akan mereka pergunakan untuk tidur di malam hari. Selesai dari mendirikan tenda, beragam pilihan kegiatan telah menanti. Semuanya seru, mengasah tanggung jawab, kemandirian, dan mendekatkan satu sama lain. Trekking pendek menuju air terjun, danau, atau hutan pinus, misalnya. Dalam perjalanannya, mereka mungkin akan terpeleset, jatuh, ataupun merasa lelah. Namun buah dari itu semua mental mereka menjadi lebih tangguh, sabar, kuat dan peka. Ayah, ibu, adik dan kakak masing-masing berkesempatan memberikan dukungan, perhatian dan rasa sayang mereka satu sama lain dengan saling berpegangan tangan ketika melewati batu besar ataupun menyusuri sungai kecil misalnya.

Medan tempuh yang tidak biasa memberi jalan bagi keluarga untuk saling memberi semangat dan melempar pujian. Tabungan emosi positif pada masing masing anggota keluarga akan semakin terisi, dan keluarga akan menjadi lebih memahami dan kompak. Dan anda akan sangat kagum melihat bagaimana sikap positif anak anda keluar begitu nyata dan bagaimana mereka bangga pada diri mereka sendiri begitu mereka mencapai air terjun atau puncak bukit yang dituju. Keindahan alam sesampainya di sana menjadi bonus tambahan yang mereka dapatkan selain rasa bangga yang begitu besar karena mereka telah mengatasi segala rasa lelah, malas, ataupun sakit karena terjatuh.


Mencintai Alam, Mencintai Indonesia
Kalo Soe Hok Gie pernah menuliskan …. “Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan – slogan Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat…” 

Hal itu adalah benar adanya. Indonesia ini begitu menarik dan indah untuk hanya dinikmati dari layar televisi atau computer, dan brosur brosur perjalanan. Indonesia memiliki banyak hal seru untuk dialami. Dan kecintaan itu hanya benar benar bisa kita hayati jika kita menjalani dan melakukannya. Betapa banyak upacara bendera di sekolah dijalani anak anak kita dengan sikap tidak serius. Namun coba saja melakukan upacara bendera di tepi pantai nan biru yang permai, atau lembah gunung yang berkabut. Menyanyikan lagu indonesia raya bisa membuat kita menitikkan air mata.

PILIHAN TEMPAT
Di seputaranJakarta yang hiruk pikuk ini sebenarnya masih menyisakan banyak lahan hijau dan asri di sekelilingnya. Sebut saja Bogor, Sukabumi, dan Puncak. Ada banyak tempat di daerah daerah tersebut yang menawarkan keindahan alam dan keseruan aktifitas untuk dijadikan alternatif liburan akhir tahun yang menjanjikan.

Tempat tempat kemping bertebaran. Baik yang sangat berbau petualangan dan alami, maupun yang telah dikelola sedemikan rupa sehingga memudahkan keluarga yang ingin merasakan nikmatnya berpetualang dan tidur di alam terbuka dengan kondisi “senyaman” mungkin. 

Konsep ekowisata dan familiy adventure yang kian ngetrend belakangan ini memaksa para operator penggiat kegiatan di alam bebas bebenah dan menawarkan beragam kegiatan untuk dinikmati. Beberapa diantara telah dikelola dengan sangat baik sehingga memungkinkan keluarga dengan segala usia menikmati petualangan yang ditawarkan. Memiliki ataupun tidak memiliki perlengkapan kemping tidak menjadi masalah. Hampir semua lokasi kemping yang dikelola dengan baik menyediakan peminjaman alat alat seperti kantung tidur, matras, tenda, bahkan catering. Beberapa dari mereka bahkan menyediakan pilihan kemping dengan layanan “bintang 5” versi kemping. Jadi walaupun anda menginap dan tidur di alam terbuka, anda tetap bisa menikmati kemudahan dan kenyamanan, tanpa mengurangi rasa petualangannya itu sendiri. Simak saja 4 pilihan yang diulas berikut ini:


BATU TAPAK Camping Ground
www.batutapak.com
Office:
Plaza Bisnis Kemang I Lt.1 R.106
Jl. Kemang Raya No. 2
Jakarta Selatan 12730
Telp/Fax (021) 719 0354

Batu Tapak camping ground terletak di bawah kaki gunung Salak di daerah Cidahu. Variasi kondisi alam yang ada, membuat Batu Tapak menjadi lokasi kemping yang patut diperhitungkan bagi keluarga untuk menghabiskan akhir tahun.

Batu Tapak memiliki beberapa spot lokasi kemping, mulai dari yang sangat mundah di jangkau (hanya 2 menit dari parkiran dengan jalan yang ditumbuhi dengan rumput hijau segar yang terawat) hingga yang memerlukan usaha ekstra untuk mencapainya (15 sampai 20 menit berjalan kaki santai turun menyusuri punggungan untuk bisa sampai di lembah dan kemping di tepi sungai). Jika anda yang belum pernah sama sekali berkemah atau tidak ingin terlalu bersusah payah, anda bisa memilih lokasi kemping yang dekat. Namun jika anda termasuk keluarga muda yang dinamis dan menginginkan tantangan lebih, lokasi kemping di lembah dan pinggir sungai pastinya akan memuaskan anda sekeluarga. 

Keragaman kondisi alam tersebut otomatis memberikan alternatif bagi keluarga yang menginap di sana untuk melakukan banyak aktivitas. Sebut saja trekking ke air terjun atau berendam di sungai. Hampir kebanyakan anak menyukai bermain di air. Gunung Salak, yang terkenal sebagai salah satu tempat sumber air mineral, memiliki banyak aliran sungai dan air terjun baik yang kecil maupun yang besar. Dua diantaranya bisa di temui dan nikmati jika kita menginap di sana. Salah satunya bahkan sangat mudah di capai.

Hanya 3 menit berjalan kaki, kita sudah bisa menjumpai air terjun mini dimana kita bisa berendam dan berenang di sekitar curahan air terjun tersebut. Jika masih belum puas bermain air di air terjun mini, kita bisa melanjutkan perjalanan menuju air terjun yang lebih tinggi dan besar. Perjalanan menuju air terjun yang lebih besar ini memakan waktu relative lebih lama (20-30 menit) dan medannya relatif lebih menantang.

Lelah bermain dengan air, kita bisa berpindah ke bentangan sawah nan hijau. Di dekat lokasi kemping di lembah dan dekat sungai, hamparan sawah dapat didatangi dengan sangat mudah. Bahkan sebenarnya, hamparan sawah ini bisa dinikmati dari depan pintu tenda kita sambil menikmati teh hangat buatan dari orang yang tercinta.  



Jalan Menuju Camp Site Bawah

Senang Bermain Air (foto oleh NZ Anastasia)


HIGHLAND CAMP, MEGA MENDUNG

Highland camp merupakan lokasi lainnya yang tidak hanya patut dilirik namun juga disinggahi. Lokasi kemping yang berada di daerah Megamendung puncak ini relatif cukup dekat (sekitar 45 menit dari pintu keluar tol Ciawi) untuk didatangi oleh warga Jakarta. Pemandangan lembah yang nyaris dapat dinikmati seluas 270derajat kemanapun kita memandang memang menjadi daya tarik utama lokasi kemping ini. Berdiri di aula Bagus Pandang dan sejauh kita memandang kita memandang, mata kita dimanjakan oleh pemandangan lembah yang menawan dimana kita dapat memandang gunung Salak, Gede, dan Pangrango tanpa halangan. 

Fasilitas aula Bagus Pandang dan anjungan di tepiannya yang memudahkan kita menikmati pemandangan yang terhampar dengan aman dan nyaman. Selain kegiatan kemping itu sendiri, beberapa pilihan kegiatan bisa dilakukan untuk mengisi waktu kemping anda, seperti: menjelajah hutan, bersepeda atau berjalan kaki melewati perbukitan, atau melakukan permainan luar ruang karena memang Highland menyediakan lahan hijau yang cukup luas. 


Aula Bagus Pandang


Lokasi Kemping Yang Luas


ALDEPOS SALACA “SILENT KAMPOONG
Jl. R. Abdul Fatah No. 24. Desa Tapos 2 Tenjolaya, Bogor
Pemesanan tempat: Senin - Jumat 08:00 -17:00
Telepon: 085881836767, 085811597799, 085717599045.

Tertarik untuk menjadikan kemping tempat liburan akhir tahun, namun belum berani benar benar tidur di alam terbuka sepenuhnya atau khawatir akan hujan lebat? Aldepos Salaca “Silent Kampoong” bisa menjadi pilihan yang tepat. Tempat seluas 60 hektar lebih ini cukup mudah dijangkau dari Jakarta dan menyediakan fasilitas beragam tipe rorompog (rumah) dengan variasi daya tampung (kamar) namun juga sekaligus lokasi kemping bagi mereka yang ingin menjajal tidur di alam bebas.

Bagi orang yang mungkin masih memikirkan hujan sebagai kendala, disarankan agar memilih rorompog untuk menginap, namun tetap bisa menyewa tenda yang didirikan di sekitaran rorompog, untuk mencoba rasanya kemping.  Di belakang setiap rorompog ini, terdapat Sungai Cinangneng yang gemericik airnya terasa syhadu terdengar ditelinga.

Disamping menginap, disana juga disediakan tempat makan yang berbentuk saung.  Sambil menyantap makanan ataupun minum, bisa juga memberi makanan kepada ikan-ikan, saung-saung ini berada diatas danau. 

Untuk kegiatan sendiri, di Aldepos Salaca menyiapkan beberapa permainan, seperti flying fox, jembatan gantung.  Permainan ini bisa dilakukan baik oleh orang dewasa maupun anak-anak.
Tersedia juga kolam pemancingan yang pembayaran nya sesuai dengan ikan yang dtangkap dan hasilnya bisa dimasak sendiri atau di bantu oleh juru masak yang disediakan.
Memandikan kerbau, melukis layang-layang atau menanam padi sangat n bagi anak-anak yang berkunjung ke tempat ini, karena merupakan kegiatatan yang jarang sekali mereka lakukan.

Tanah seluas puluhan hektar ini juga merupakan lahan perkebunan. Terdapat belasan jenis tanaman, namun tanaman andalan nya adalah jambu Jamaica dan jambu citra, dimana ketika musim panen tiba pengunjung dapat memetik sendiri dan membayar harganya sesuai timbangan.
Untuk menuju ke tempat ini, bagi anda yang dari arah Jakarta dapat keluar di pintu tol Sentul City. Kemudian mengambil arah ke jalan IPB Dramaga hingga jembatan Cinangneng. Sekitar jarak 10 kilometer dari jembatan, maka anda akan tiba di lokasi Desa Tapos 2.

Dari kegiatan-kegiatan yang disediakan di tempat ini, layak mejadi salah satu alternative bagi keluarga untuk menghabiskan liburan akhir pekan maupun akhir tahun.



Mejeng Di Depan Tenda


 
Orang Tua & Anak Bersiap Untuk Bermain

Bermain Di Ketinggian Tetap Mengutamakan Keamanan


TANAH KITA, SITU GUNUNG
Rakata Adveture Tanakita Campground
Telepon (021) 7243252

Bicara soal kemping, tentu masih ada sebagian orang yang merasa bahwa kemping itu akan menyulitkan atau menyusahkan.  Namun jika berkunjung ke Tanakita maka sirnalah perasaan tadi.

Memasuki gerbang Tanakita, kita akan disambut oleh hamparan bukit hijau berpadu dengan birunya awan pegunungan . Angin sejuk dan udara segar yang pun langsung terasa.  Kesa bahwa kemping yang menyusahkan langsung memudar dari pikiran.  Belum lagi ada berbagai lokasi yang menarik dapat dijelajahi disana.

Perjalanan berkendara sekitar 4 jam dari Jakarta yang mugkin melelahkan akan terbayar oleh hal-hal diatas tadi.
Pada awalnya tempat ini, Tanakita ditujukan untuk keperluan gathering perusahaan yang melakukan kegiatan bersama karyawan nya.  Namun seiring waktu, untuk mengikuti minat konsumen maka pelayanan terhadap individu atau keluarga pun di lakukan.
Di area kemping seluas 1,9 Ha ini, dapat didirikan tenda sekitar kurang lebih 120 tenda dan dikarenakan posisinya yang berada di ketinggian 1100  m ini, kita dapat melihat pemandangan kota Sukabumi.

Istirahat ? Jangan khawatir akan dimana anda akan tidur malam harinya, karena disana telah disediakan tenda-tenda yang beralaskan kasur empuk lengkap dengan bantalnya serta kantung tidur (sleeping bag) yang akan menghangatkan anda dari udara malam hari yang cukup dingin.
Kenyamanan menjadi terasa sempurna, layaknya hotel berbintang lima, kamar mandi yang ada menyediakan air panas otomatis (shower).

Makanan ? akan tersaji dari mulai sarapan, makan siang dan makan malam yang sudah diatur rapi dengan menu yang menggugah selera.

Disekitar kawasan kita tidak akan merasa bosan karena banyak kegiatan yang dapat dilakukan, seperti flying fox, monkey bridge, tyrolean, dll.  Semua kegiatan ini akan dilakukan dengan prosedur dan pengawasan yang ketat demi keamanan.
Bukan hanya sekedar bermain, tapi kegiatan ini dapat melatih rasa percaya diri, keberanian dan kerjasama dengan orang lain.

Untuk anak-anak dapat melakukan light trekking berjarak sekitar 2 km ke Curug Sawer. 1 jam. Selain itu anda juga bisa melakukan kegiatan bersama keluarga berperahu di Danau Situ Gunung yang indah dan menenangkan, membawa aura positif bagi seluruh keluarga. Dipandu oleh pendamping dari Tanakita.

Jika ingin mendapatkan kegiatan yang sedikit menantang, ada salah satu alternative yang dapat dilakukan, tubing. Kependekan dari tube (ban) dan webbing (tali).
Dengan menggunakan ban dalam berukuran besar yang diikat dengan webbing (tali) sebagai alas untuk duduk, anggota keluarga mulai dari yang remaja dapat mengarungi Sungai Cigunung selama 45 menit. Seru, kan ?

Malam hari nya, setelah bersantap malam, selain api unggun yang menghangakan dan menikmati jagung bakar, tamu akan di suguhkan pertunjukan live music sebagai pengantar istirahat.
Ayo, Jangan khawatir lagi untuk berkemah/kemping, kenalkan alam pada anak anda sejak dini dan mendapatkan petualanga yang menakjubkan.

Tuhan menciptakan alam yang indah ini, agar kita menikmati dan menjaganya.


Pemandangan Sukabumi dari CampSite Tanakita (foto oleh alex didit)


Bangun tidur...bergaya di depan tenda :) (foto oleh alex didit)


TIPS BERKEMAH DENGAN NYAMAN:
Cari tahu mengenai lokasi tempat tempat kemping. Pengelola tempat kemping yang dikelola dengan baik biasanya membuatkan web tersendiri dan menjabarkan fasilitas, program, dan segala sesuatu yang ingin diketahui oleh pengunjungnya. Pelajari dengan baik karakter dan apa yang ditawarkan oleh masing masing pengelola dan pilihlah yang paling sesuai dengan kondisi keluarga anda masing masing.

Persiapkan barang barang yang diperlukan dengan baik. Tulis daftar barang yang perlu di bawa untuk menghindari tertinggalnya barang. Bawa barang barang yang benar benar dibutuhkan saja. Terlalu banyak membawa bawaan akan merepotkan nantinya. Beberapa barang yang wajib dibawa misalnya: tabir surya, obat nyamuk, senter dan baterai cadangan, bantu ganti cadangan, obat obatan pribadi, disamping perlengkapan kemping standard. Namun perlengkapan kemping tersebut bisa disewa langsung di lokasi.
Bungkuslah barang barang yang tidak dapat dipergunakan jika basah, seperti: pakaian, kantung tidur, dan handphone dengan plastik. Karena bukan tidak mungkin saat kita menuju lokasi kemping, hujan deras mengguyur.

Usahakan tiba dilokasi sebelum sore/malam. Anak anak perlu waktu untuk beradaptasi untuk bisa merasa nyaman di tempat liburan yang mereka datangi. Datang sebelum gelap memberikan kesempatan kepada mereka kesempatan untuk berorentasi dan mengeksplorasi lingkungan sekitar tempat mereka menginap. Saat orientasi ini juga memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mengetahui area yang bisa didatangi dan yang sebaiknya dihindari.

Jangan minum air langsung dari sungai sejernih apapun air sungai tersebut.
Jika anak anda memiliki kebiasaan kebiasaan tertentu (misal tidak bisa tidur tanpa boneka kesayangannya) atau makanan kesukaan tertentu, jangan lupa menyertakan benda tersebut dalam daftar barang yang dibawa. Disaat saat tertentu, benda benda tersebut bisa saja diperlukan.

Sampai bertemu di tempat-tempat kemping yang lainnya.

Tulisan yang saya buat bersama Nouf Zahrah Anastasia ini sudah di publikasikan di Harian Kompas, Edisi Kompas Extra, Bulan Oktober 2011 Dengan Judul : Melewati Tahun Baru Di Tengah Hijaunya Alam

2 comments:

  1. haiii...thankyou u/infonya. Mau tanya dari semua tmp camping tsb, which one is the best :)
    thankyou

    ReplyDelete
  2. Hehehehe...masing-masing punya suasana yang berbeda dan layak untuk dikunjungi semuanya. Tapi memang untuk Batu Tapak, saya sendiri sudah kali ke empat camping disana :)

    ReplyDelete

Video - Exploring Sumba - Taman Nasional Matalawa #FamliyGoesToNationalPark Episode-5

Bulan Maret menjadi penjelajahan pertama #FamilyGoesToNationalPark kami di tahun 2017 sekaligus menjadi Episode yang ke 5. Pe...