Wednesday, June 6, 2012

Malam Spektakuler di Batu, Malang


Selepas berpisah dengan ojek yang sudah berjasa mengantarkan kami menjelajah Bromo hingga ke Tumpang, lalu perjalanan berlanjut dengan menggunakan angkutan kota (angkot) untuk menuju Kota Batu, Malang.
Lumayan, butuh berganti sebanyak 3 angkot jurusan berbeda untuk sampai di kota Batu dan memakan waktu kurang lebih 3 jam.

Sampai dikota Batu, segera langsung check-in di Hotel Wonderland yang memang sudah kami booking sebelumnya, dan tak ingin membuang waktu  selepas makan malam kami langsung  menuju Batu Night Spectacular (BNS), salah satu tempat wisata yang terkenal di kota itu. 
Begitu sampai di depan lokasi, terlihat cahaya lampu yang beraneka warna. Menarik !
Selain terdapat eberapa jenis permainan untuk anak-anak, disana juga Food Court, Night Market, Lampion Garden dan lain-lain.
Oh ya, BNS ini mulai dibuka mulai sore hari, dari namanya saja sebenarnya sudah ketauan sih. Lokasinya yang berada di ketinggian menjadi daya tarik tersendiri untuk memandang sekitar Kota Batu.
Tempat yang letaknya di Desa Oro-oro Ombo ini mempunyai lahan seluas 3000 meter persegi.

Penasaran dengan apa itu Lampion Garden ?, kamipun memutuskan untuk masuk ke dalamnya dengan membeli tiket di loket yang tersedia di bagian depan pintu masuk.
Wow….ternyata tempat ini menarik banget.  Lampion-lampion tersebut terdiri dari berbagai macam bentuk.  Dari yang bentuknya binatang, tokoh kartun hingga miniatur bangunan terkenal dari beberapa negara. Keren ya ?

Usai puas menikmati gemerlap nya cahaya di Lampion Garden, kami pun menuju ke Night Market.  Disana dijajakan bermacam-macam oleh-oleh khas dan berbagai danganan lainnya.
Night Market ini menyatu dengan areal Food Court, dimana terdapat jejeran kursi dan meja yang jumlahnya ratusan.  Disini pengunjung tidak hanya bisa menikmati makanan atau minuman, namun juga akan disajikan hiburan yang di tampilkan di atas panggung.

Saat berada disana, kami disuguhkan oleh suatu atraksi menarik yaitu berupa Dancing Fountain (air mancur menari) diiringi permainan musik dan warna-warni lampu.  
Setelah pertunjukan air mancur menari itu, suguhan lainnya tak kalah menarik.  Di tengah pangggung muncul para penari yang mempertunjukkan tarian jawa.
Mata para pengunjung yang sedang menikmati makanan dan minumam pun teralihkanke atas panggung, dan tidak sedikit yang meninggalkan meja untuk mengabadikan momen tersebut dalam kamera-kamera mereka.

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, pertunukan sudah selesai dan dinginnya malam pun semakin terasa, kami pun harus kembali ke tempat kami menginap untuk beristirahat.










No comments:

Post a Comment

Rumah Pengasingan, Perjuangan Dan Cinta Bung Karno Di Bengkulu

Nama Soekarno memang dikenal harum di dunia. Sepak terjangnya sebagai Presiden pertama Republik Indonesia, dan kepiawaiannya dalam me...