Monday, September 17, 2012

Warna-warni Pangandaran



Kala Senja di Pangandaran


Setelah di pagi hari menyaksikan keindahan Green Canyon dengan stalaktit-stalaktit yang mengagumkan dan juga menikmati bermain-main dengan airnya yang dingin, kami pun bergegas kembali ke Pantai Pangandaran. 

Wow…terlihat ribuan orang sudah memenuhi Pantai Barat Pangandaran siang menjelang sore itu.  Setidaknya itu jumlah perkiraan yang saya dapatkan dari petugas penjaga pantai (Lifeguard) yang sedang mengawasi daerah tersebut.  Pantai memang masih menjadi primadona bagi orang untuk mengisi masa liburan.  Dan tampaknya pantai yang terletak di garis pantai selatan Pulau Jawa ini menjadi salah satu pilihan di masa liburan bulan Juli 2012 ini.

Melihat asyiknya orang-orang yang bermain bodyboard, 2 buah bodyboard berwarna pink dan ungu pun menjadi pilihan kami dari ratusan bodyboard yang dijejerkan disana.
Berjalan sedikit agak ke arah lautan, agar nantinya mendapat hempasan ombak dan bersiap meluncur dengan bodyboard…..Azzam serasa tak pernah puas untuk mengulang-ulang kegiatan itu, bermain dengan pecahan ombak, Seru ! Saya dan istri pun menikmatinya.  Sesekali Azzam terjatuh dan terpaksa menyeka mukanya yang terhempas oleh air laut.  Secara bergantian saya dan istri mengawasi dan menjaganya bermain ombak dari jarak yang dekat. Sesekali dia kepinggir pantai dan asyik bermain-main  timbunan pasir.

Prirriiittt….prriiiitttt….ditengah-tengah keasyikan orang-orang berenang, diselingi oleh suara sempritan dari petugas yang memberitahu jika ada perahu yang akan melaut ataupun yang akan berlabuh.  Cukup banyak perahu yang hilir mudik hari itu.
Perahu-perahu tersebut adalah perahu yang disewakan unutk mengantar orang-orang yang ingin mengunjungi atau bersnorkeling disana.  Perjalanan ke Pasir Putih yang terlihat dari Pantai Barat Pangandaran.  Pantai ini berlatar belakang Cagar Alam Pananjung, yang merupakan kawasan konservasi flora dan fauna.

Sekitar jam setengah lima sore, ada pemberitahuan dari petugas bahwa semua pengunjung diharapkan sudah tidak berada di pantai pada pukul lima, karena itu memang batas waku yang sudah ditentukan. Maka berangsur-angsur satu persatu para pengunjung meninggalkan pantai. Kami tak langsung kembali ke hotel, namun menunggu untuk menikmati terbenamnya matahari (sunset) di pantai itu.
Selain bermain di pantai, mengendarai ATV (All Terrain Vehicle), bersepeda dan menunggang kuda adalah kegiatan yang dapat dilakukan di Pangandaran.

Keesokan paginya, kembali kami bermain dipantai.  Tak sampai matahari tepat diatas kepala, orang-orang sudah mulai meninggalkan pantai.  Karena memang ini hari Minggu dimana orang-orang sudah bersiap untuk check-out dari hotel dan kembali ke tempat asal mereka.  Setelah beberapa saat bermain di pantai kami memutuskan untuk mengunjungi Pasir Putih.
Untuk menuju kesana  dapat dilakukan dengan berjalan kaki menyusuri pantai dan memasuki kawasan Cagar Alam, pilihan lain selain menggunakan perahu.  Dan berjalan kaki menjadi pilihan kami. 

Sampai disana, sudah terlihat beberapa orang yang sedang berjalan-jalan dipinggiran pantai, beberapa sedang duduk sambil menggelar tikar dan ada juga yang sedang negoisasi dengan pihak penyewa perahu untuk diantarkan ke spot snorkeling. 
Bagi yang tidak membawa perlengkapan snorkeling, tak perlu khawatir karena bisa disewa ditempat penyewaan yang ada disana.
Tak salah jika pasir putih yang mempesona ini menjadi salah satu daya tarik wisata di Pangandaran.

Setelah puas menikmati indahnya pasir putih yang elok itu, kami bersiap-siap meninggalkan pantai tersebut untuk makan siang, sebelum akhirnya menuju ke terminal bis Pangandaran untuk kembali ke Jakarta.

Inilah akhir dari perjalanan kami kali ini mengunjungi jalur selatan Pulau Jawa dan menyinggahi beberapa tempat wisata yang menarik.


Suasana ramai di Pantai Pangandaran

Penjaga pantai yang mengawasi

Bermain Pasir

Warna-warni Sepeda

Menuju Pasir Putih (foto oleh NZ Anastasia)

Berjalan di Pasir Putih (foto oleh NZ Anastasia)

Yeeeaaayyy..... (foto oleh NZ Anastasia)

Snorkle

Pintu Masuk

No comments:

Post a Comment

Rumah Pengasingan, Perjuangan Dan Cinta Bung Karno Di Bengkulu

Nama Soekarno memang dikenal harum di dunia. Sepak terjangnya sebagai Presiden pertama Republik Indonesia, dan kepiawaiannya dalam me...