Tuesday, September 17, 2013

The Green Valley, Citumang





Tak henti-hentinya suara petugas pantai yang keluar dari pengeras suara menghimbau para pengunjung yang datang ke Pantai Pangandaran pagi itu untuk tidak bermain apalagi berenang di pantai pagi itu.

Air pasang yang lumayan tinggi pagi itu berulang-ulang menerjang hingga mencapai warung-warung yang berada di sepanjang Pantai Barat Pangandaran.
“Pengunjung akan dibolehkan bermain di pantai, jika air laut sudah kembali normal” begitu suara petugas pantai yang keluar dari pengeras suara menginformasikan dari atas menara.

Kamipun meninggalkan Pantai Pangandaran setelah ada kesepakatan dengan pihak penyewa sepeda motor sekaligus menanyakan arah untuk menuju ke Citumang yang letaknya antara Pangandaran dan Green Canyon (Cukang Taneuh).
Citumang atau biasa disebut juga dengan Green Valley merupakan sungai yang dijadikan tempat wisata untuk body rafting, tentunya selain Grand Canyon yang mungkin lebih dikenal luas.
Sawah hijau membentang luas di kanan dan kiri jalan menemani perjalanan ke Citumang yang dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit dari Pantai Pangandaran.

Sesampai di Citumang ada pos yang berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus menjadi kantor operator lokal dimana jika kita ingin mengarungi aliran sungai Citumang.
Dengan mengenakan life jacket yang disediakan dan didampingi oleh guide, perjalanan berlanjut ke titik dimana pengarungan akan dimulai. 
Ditempat start terlihat ada gua yang didepannya terbentuk seperti kolam renang dan disitulah kami melakukan lompatan dari pinggir tebing dan akar pohon yang menjuntai.

Debit air yang cukup deras otomatis membawa tubuh kita menyusuri sungai yang kedalamannya bervariasi hingga ada yang mencapai sekitar 8-10 meter.  Tak perlu mengayuh atau berenang, tubuh akan mengambang dengan life jacket dan aliran air sungai.
Di beberapa tempat terdapat air tejun yang tidak terlalu tinggi (sekitar 3-4 meter), disanalah kita bisa melakukan lompatan-lompatan.  Sepanjang perjalanan suguhan pemandangan indah tak terelakkan.  Dahan, ranting dan dedaunan yang menjuntai kebawah membuat suasana disana sangat berbeda. 

Ditengah-tengah perjalanan ada tangga yang terbuat dari tali dan kayu yang dirangkai untuk mencapai pohon yan tingginya sekitar 7 meter.  Ini dibuat untuk pengunjung yang ingin merasakan lompat dari pohon  ke dalam sungai yang berwarna hijau toska ini dan di bulan Juni seperti ini merupakan musim yang baik untuk melihat dan merasakan jernihnya air di Citumang.
Beberapa kali, kami keluar dari air dan istirahat sejenak duduk diatas batu sambil menikmati makanan ringan dan minuman yang dibawa sebelumnya.  Momen ini juga kesempatan untuk berfoto-foto sekaligus keluar sejenak dari air yang memang cukup dingin.

Tak terasa perjalanan mengarungi sungai Citumang sudah sekitar 1 jam. Di akhir perjalanan akan sampailah pada pintu bendungan air.  Dari situ kita harus naik keatas lalu kembali turun ke sungai yang sudah dibuat dinding di kiri-kanannya. Sungai yang semacam arit ini lebarnya hanya sekitar 1 meter yang akan membawa hingga ke titik finish.


Pintu Masuk

Menhanyutkan diri

Melompat

Istirahat dulu

Rimbunnya pepohonan diatas Citumang

Warnanya yang Hijau Toska

2 comments:

  1. Sumpah, jadi merindu kedamaian dan ketenangan citumang. Seru banget liburan bareng keluarga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @cumi: Kalo merindu, balik sudah! :) Seru? make it one :))

      btw, kalo ada yg mau endorse kamera atau traveling gratis boleh infonya ya :)

      Delete

Video - Exploring Sumba - Taman Nasional Matalawa #FamliyGoesToNationalPark Episode-5

Bulan Maret menjadi penjelajahan pertama #FamilyGoesToNationalPark kami di tahun 2017 sekaligus menjadi Episode yang ke 5. Pe...