Tuesday, November 4, 2014

Pacoa Jara, Pacuan Kuda Para Joki Cilik Dompu



 
Berpacu dalam debu


Saat memasuki area pelataran parkir, beberapa ekor kuda tampak ditambatkan ke pohon-pohon besar disekitarnya. Ada yang meringkik dan coba ditenangkan oleh pemiliknya, ada juga yang anteng-anteng saja.
Teriakan pun terdengar dari corong pengeras suara yang memberi semangat ataupun mengomentari para joki dan kuda yang sedang berpacu.  Sementara di arena lintasan tampak sedang terjadi kejar mengejar antara beberapa kuda pacuan.

Matahari yang bersinar terik dan debu berterbangan dihempas oleh derap kaki kuda-kuda tak mengurangi konsentrasi para joki cilik dengan tunggangannya masing-masing. Hari itu bukanlah hari pertandingan resmi, tapi hanya merupakan jadwal latihan para joki dan kudanya, namun tetap saja memacu adrenalin.

Tanpa pelana, memakai penutup penutup kepala yang tidak standard dan dengan pecut ditangan, anak-anak yang berusia dibawah 13 tahun ini tampak mahir memacu kudanya.
Ya, para joki cilik ini bahkan sudah dilatih sejak berusia 3 tahun. 
Contohnya Aldin salah satunya.  Anak yang berusia 6 tahun, dalam beberapa kali putaran selalu menjadi pemenang atau yang terdepan.

Penonton yang berada dibeberapa titik area lapangan di Kabupaten Dompu ini terus menyemangati joki dan kuda jagoannya.  Tak hanya di tribun atau diluar pagar, namun selain pawang, beberapa orang juga tampak berada di dalam lapanagan pacuan. Di sisi liuar lintasan mereka bersorak, berteriak menyemangati para jagoannya.

Pacoa Jara atau Pacuan Kuda biasanya dilakukan pada hari-hari besar seperti hari Kemerdekaan Republik Indonesia hkususnya di daerah Pulau Sumbawa, NTB. Tadisi turun-temurun ini tetap terjaga, hanya ada perubahan dari segi cara berlomba ataupun pelindung untuk para joki.
Kudanya pun bukanlah kuda sembarangan, melainkan kuda istimewa yang memang untuk dijadiakan kuda pacu.  Perawatan seperti memandikan atau makanannya harus tetap terjaga.

Salah satu yang tampak pada Pacoa Jara ini adalah keselarasan terjaganya kekayaan tradisi leluhur dengan melakukan suatu kegiatan olahraga sekaligus juga hiburan bagi masyarakat.



















2 comments:

Video - Exploring Sumba - Taman Nasional Matalawa #FamliyGoesToNationalPark Episode-5

Bulan Maret menjadi penjelajahan pertama #FamilyGoesToNationalPark kami di tahun 2017 sekaligus menjadi Episode yang ke 5. Pe...