Monday, July 17, 2017

Bukit Wairinding. Bukit Kapur Yang Mempesona

Bukit Wairinding

Di hari pertama kami di tanah Sumba tepatnya di Sumba Timur, kami sudah merencanakan untuk menghabiskan sore hari di bukit wairinding.

Dengan berkendara mobil selama sekitar setengah jam, sampailah kami di bukit wairinding yang menurut orang disana semakin terkenal setelah adanya film pendekar tongkat emas, yang mengambil lokasi ini sebagai salah satu spot syutingnya  disana.

Jalan aspal yang mulus dan berkelok-kelok kita lewati dari mulai pusat kota Waingapu hingga bukit wairinding.  Dengan menggunakan mobil, sekitar setengah jam perjalanan, sampailah kami di lokasi yang kami tuju.  Mobil diparkirakan dipinggir jalan raya lalu kami mulai mendaki perbukitan kapur di Sumba ini.  Tadi, sebelum sampai di tujuan kami sempat berhenti sejenak.  Om supir yang membawa kami, menunjukkan satu bukit yang  biasa disebut oleh orang lokal "sleeping giant" atau raksasa tidur.


Sleeping Giant

Begitu sampai puncak bukit, terhampar pemandangan yang memanjakan mata.  Lanskap wairinding yang berbukit-bukit dengan hamparan savana yang sangat luas.  Kami datang kesana di bulan april 2017, sehingga hamparan rumput masih berwarna hijau karena masih masuk dalam musim penghujan.  Namun jika kita datang pada musim kemarau yakni antara bulan juli hingga oktober, makan savana disana akan berwarna kuning kecoklatan.  2 warna dengan sensasi yang berbeda tentunya.


Berdua...

Saat kami sampai disana ada sekitar 6 orang yang sedang berfoto-foto mencari gaya dan background yang pas. 
Tak berapa lama, mungkin sudah mendapatkan foto yang diinginkan,  mereka pun meninggalkan bukit wairinding.  Tinggalllah kami bertiga, saya, istri dan anak menikmati pemandangan yang terus menerus mempesona kami selama disana.


Menikmati suguhan alam

Kemudian tak tau dari mana asalnya dan kapan datangnya, ada 2 anak perempuan kecil sudah ada disana.  Kamipun menghampiri mereka lalu bercakap-cakap dan tertawa bersama.  Ternyata mereka adalah salah satu  penduduk yang tinggal disekitar perbukitan wairinding.


Bersama anak-anak setempat

Matahari mulai membenamkan diri, dan awan pun tak lagi cerah.  Kami memutuskan untuk kembali ke kota Waingapu.



No comments:

Post a Comment

Pantai Di Sumba Timur, Puru kambera Dan Walakiri

Purukambera, Pantai Berpasir Putih Nan Lembut Pantai berpasir putih lembut Sejauh mata memandang tampak terlihat padang savana ...